Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan delegasi United Nations Police Division yang dipimpin oleh United Nations Police Adviser, Faisal Shahkar, didampingi Hai Nguyen serta Mehmet Ata Yenigun, yang berlangsung di Ruang Perjamuan Mabes Polri, Jakarta, Senin 20 April 2026.
Presiden Perkumpulan Praktisi Hukum dan Ahli Hukum Indonesia (Petisi Ahli) Pitra Romadoni Nasution menilai kolaborasi yang dibangun Polri dan United Nations Police Division merupakan wujud nyata komitmen Indonesia dalam menjaga stabilitas keamanan global, khususnya dalam perlindungan personel yang bertugas di wilayah konflik.
“Kerja sama ini bukan hanya menunjukkan profesionalisme Polri di tingkat internasional, tetapi juga mempertegas posisi Indonesia sebagai negara yang aktif berkontribusi dalam misi perdamaian dunia,” kata Pitra dalam keterangannya, Selasa 21 April 2026.
Menurutnya, penguatan sinergi antara Polri dan PBB, termasuk melalui berbagai program peningkatan kapasitas seperti
workshop dan pelatihan internasional, menjadi langkah strategis dalam memastikan kesiapan dan standar operasional personel Polri sesuai dengan ketentuan global.
Pitra juga menyoroti kontribusi nyata Polri yang telah mengirimkan ratusan personel dalam berbagai misi PBB di sejumlah negara, seperti Afrika Tengah, Sudan Selatan, hingga Republik Demokratik Kongo.
Hal tersebut, kata Pitra, merupakan bukti konkret bahwa Indonesia melalui Polri memiliki kapabilitas dan kredibilitas yang diakui dunia internasional.
“Partisipasi aktif ini mencerminkan dedikasi serta kemampuan adaptasi personel Polri dalam menjalankan tugas di lingkungan multinasional yang kompleks," kata Pitra.
BERITA TERKAIT: