Begitu kata Wasekjen PPP versi Muktamar Surabaya Arsul Sani saat dihubungi Kantor Berita Politik
RMOL (Selasa, 6/1).
"Pak DF (Djan Faridz) sendiri tidak menganggap itu sebagai sebuah isu, cuma 1 dan 2 pengurus DPP-nya yang terus 'menggoreng', sehingga 1 dan 2 orang ini bisa jadi nggak pengen ada islah sebenarnya," ujar anggota Komisi III DPR ini.
Dijabarkan Arsul bahwa berdasarkan pidato yang disampaikan Djan Faridz maupun Romi, tersirat keinginan ingin ada islah diantara mereka berdua.
"Tapi memang ada 1 dan 2 orang yang mempersoalkan hal-hal yang sebenarnya bisa diselesaikan lewat islah tersebut," sambungnya.
Salah satu yang dikehendaki pengurus DPP Djan itu, lanjut Arsul, adalah mengajukan agar pengurus DPW yang diberhentikan bisa direhabilitasi dan dikembalikan ke posisi awal. Permintaan ini, masih lanjutnya, bisa dijadikan sebagai salah satu poin islah.
"Tapi kalau hal-hal seperti ini digoreng terus sebagai cara buat menjatuhkan Pak Romi, ya islahnya bukan makin deket, tapi tetep jauh," tandasnya.
[rus]
BERITA TERKAIT: