Jokowi Tepis Penggabungan Polri ke Kemendagri

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Rabu, 03 Desember 2014, 04:14 WIB
Jokowi Tepis Penggabungan Polri ke Kemendagri
jokowi/net
rmol news logo . Presiden Jokowi menegaskan pemerintah tidak ada merencanakan menggabungkan Kepolisian ke Kemendagri.

"Tidak ada. Sampai saat ini saya tidak berpikir ke arah itu," kata Jokowi usai menghadiri Apel Kasatwil di Akademi Polisi Semarang, Jawa Tengah, Selasa (2/12).

Komentar Kepala Negara ini menanggapi pertanyaan wartawan terkait beredarnya wacana untuk menggabungkan Polri ke kementerian tertentu, khususnya Kemendagri.

Presiden hadir di arena Apel Kasatwil dan bertemu dengan 31 Kapolda dan 452 Kapolres se-Indonesia disamping pejabat dari Mabes Polri.

Sebelumnya, Kapolri Jederal Sutarman menegaskan, bahwa tugas Polri adalah menjaga dan menegakkan keamanan ketertiban masyarakat dan penegakan hukum. Dengan tugas seperti itu, menurut Kapolri, posisi Polri mestinya independen.

"Tapi soal posisi kepolisian seperti ini apakah mau di bawah presiden atau kementerian adalah keputusan politik, bukan keputusan polisi," tegas Sutarman dilansir dari situs resmi Setkab RI. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA