Begitu alasan Jurubicara Partai Golkar Tantowi Yahya mendukung Ketua DPD PDIP Jawa Barat TB Hasanuddin sebagai kepala Badan Intelijen Negara (BIN).
Menurutnya, selama ada orang yang memenuhi persyaratan, mampu memperlancar tugas pemerintah dan memiliki kedekatan dengan DPR, maka orang itu layak didukung.
"Mempunyai kedekatan dengan DPR juga penting karena pemerintah adalah mitra DPR. Kalau kita punya seseorang yang bisa menjalin kerja sama yang baik dan mengerti keinginan DPR terkait intelijen, saya rasa itu akan sangat bagus," ujar Wakil Ketua Komisi I ini kepada
RMOL di Komplek Senayan Jakarta, Jumat (7/11).
Lebih lanjut, Tantowi menerangkan bahwa tugas intelijen ke depan akan sangat sulit karena tantangan cyberwar atau perang asimetris, yang melibatkan teknologi.
"Musuh tidak sekonyong-konyong datang dalam bentuk kompi atau batalyon .Musuh itu infiltrasi dalam bentuk paham ideologi dan itu banyak masuk melalui internet, sosmed," terang Tantowi.
Maka dari itu, hematnya, kepala BIN pengganti Marciano Norman harus paham tentang Cyber Intelijen.
"Secara subjektif saya melihat Pak TB memenuhi syarat itu," tandasnya.
[rus]
BERITA TERKAIT: