Demokrat: Hak Prerogatif Presiden Tak Terlihat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Senin, 27 Oktober 2014, 05:56 WIB
Demokrat: Hak Prerogatif Presiden Tak Terlihat
foto:net
rmol news logo . Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Andi Nurpati menilai Presiden Jokowi menabrak jargon 'koalisi tanpa syarat' dalam penyusunan kabinet.

Selain itu, hak prerogatif Jokowi sebagai presiden juga tidak kelihatan dalam menentukan para menteri.

"Masih sangat jelas bisa dibaca (penyusunan kabinet) banyak diatur oleh Ketum PDIP (Megawati Soekarnoputri), dengan bolak-baliknya Tim Transisi, ada suatu bukti akan ketidak mandirian presiden," kata Andi Nurpati kepada redaksi, Senin (27/10).

Mantan komisioner KPU ini menambahkan, dalam menyusun kabinetnya, Jokowi juga terlihat ditekan oleh partai pengusung.

"Potensi tekanan pimpinan partai juga kelihatan sangat dominan," tandas Andi Nurpati.

Sebelumnya, Andi Nurpati juga mengatakan slogan 'kerja' Presiden Jokowi khususnya dalam 100 hari masa kerja sepertinya sulit direalisasikan. Hal ini tergambar dari lambannya Jokowi mengumumkan susunan kabinetnya. (Baca: Demokrat Yakin 100 Hari Kerja Jokowi Akan Tersendat-sendat). [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA