Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan yang selama ini aktif sebagai staf Rumah Transisi Jokowi menjadi kandidat kuat menempati pos Menbud-Dikdasmen. Anies dinilai cocok menjadi pemimpin urusan pendidikan nasional, karena dianggap tokoh muda dengan segudang inovasi, seperti program Indonesia Mengajar.
Namun begitu, Anies masih belum menanggapi serius rumor penunjukannya sebagai Menbud-Dikdasmen. Terkait dengan intensitas pertemuannya dengan Presiden Jokowi, Anies mengatakan bahwa banyak hal yang menjadi topik pembicaraan. Selain urusan pendidikan, juga ada sektor pertanian, bidang perempuan, serta perlindungan anak.
’’Kita harus bisa tugas apa pun,’’ katanya terkait dengan posisi Menbud-Dikdasmen kepada wartawan di Jakarta (Sabtu, 25/10).
Lebih lanjut, Anies menyebut proses pengumuman kabinet Presiden Jokowi yang membutuhkan waktu lama merupakan proses politik yang bersejarah karena harus ditambah dengan seleksi integritas dari KPK.
’’Ini adalah sejarah Indonesia yang lebih bersih, jika orang-orang yang nanti bekerja untuk kepentingan publik statusnya clear,’’ jelasnya seperti dikutip
JPNN. [ian]
BERITA TERKAIT: