Jubir Demokrat: Tidak Baik Membiarkan Kekosongan Kabinet

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Kamis, 23 Oktober 2014, 07:17 WIB
Jubir Demokrat: Tidak Baik Membiarkan Kekosongan Kabinet
hinca panjaitan/net
rmol news logo Meski Presiden Jokowi memiliki tenggat waktu 14 hari sejak pelantikan untuk menyusun kabinet sesuai amanat UU 39/2008. Namun Jokowi telah berjanji "sesegera" atau selang satu hari pelantikan akan mengumumkan nama-nama menteri.

Jurubicara DPP Partai Demokrat Hinca Pandjaitan mengatakan, sesuai dengan konstitusi, Jokowi tidak masalah batal mengumumkan kabinatnya kemarin. Namun membiarkan 'kekosongan kabinet' tidak baik.

"Membiarkan 'kekosongan kabinet' tidak baik bagi penyeenggaraan negara dan pemerintahan," kata dia kepada RMOL, Kamis (23/10).

Kenapa batal mengumumkan kabinet kemarin? Hinca menilai Jokowi tersandera pada kondisi yang ada, dan Jokowi kehilangan hak prerogatifnya.

"Ia tersandera oleh KPK," tandasnya.

Sebelumnya Hinca Pandjaitan mengatakan, Presiden Jokowi dan KPK sama-sama tersandera dalam penyusunan dan pengumuman kabinet. (Baca: Jubir Demokrat: Jokowi dan KPK Sama-sama Tersandera). [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA