Tugas Berat Bidang Infrastruktur Transportasi Menanti Jokowi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Senin, 22 September 2014, 02:23 WIB
Tugas Berat Bidang Infrastruktur Transportasi Menanti Jokowi
joko widodo/rmol
rmol news logo . Presiden Terpilih Joko Widodo mempunyai tugas berat dalam memperbaiki keterpurukan infrastruktur transportasi dan logistik Indonesia. Menurut data WEF Global Competitiveness Report 2013, infrasturkur Indonesia berada dalam posisi ketiga terburuk di Asia Tenggara.

"Infrastruktur kita masih kalah dibandingkan Singapura, Malaysia dan Thailand," kata Ketua Jakarta Transportation Watch (JTW), Andy William Sinaga dalam keterangannya, Senin (22/9).

Infratruktur transportasi, khususnya di kawasan industri dan kawasan ekonomi Indonesia masih buruk, dan perlu dilakukan pembenahan serius. Sebagai contoh, kata Andy, jalur lintas Pantura Jawa, hampir setiap tahun mengalami kerusakan hebat, sehingga menambah beban produksi para pengusaha. Selain itu jalur lintas Timur Sumatera juga perlu segera dibenahi.

"Jokowi juga perlu meneruskan dan membenahi jalur trans Kalimantan, trans Sulawesi dan Trans Papua," ujarnya.

Andy menambahkan, sistem infrastruktur transportasi dan togistik yang masih carut-marut di Indonesia saat ini, juga diperparah dengan masih adanya pungli terselubung dari oknum aparat.

"Jokowi harus serius melakukan pembenahan sistem infrastruktur transportasi dan logistik," tutupnya. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA