Yudi Latif: Kini Saatnya Revolusi pada Struktur Mental dan Keyakinan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 25 Agustus 2014, 15:35 WIB
Yudi Latif: Kini Saatnya Revolusi pada Struktur Mental dan Keyakinan
rmol news logo Bangsa ini sangat membutuhkan revolusi mental. Karena itu rencana Jokowi  yang akan memprioritaskan revolusi mental sejak awal dilantik sebagai presiden terpilih pada tanggal 20 Oktober nanti merupakan langkah yang tepat

Demikian disampailan cendekiawan muslim yang juga pakar keagamaan dan kenegaraan Yudi Latif.

Yudi Latif pun menyambut baik rencana Jokowi memprioritaskan revolusi mental dalam pemerintahannya nanti, karena sejak lama Indonesia menghadapi masalah serius dalam mentalitas.

"Misalnya, kita masih punya mental inferior, rendah diri, bahkan mental budak. Kita tidak punya kepercayaan diri terhadap karya anak bangsa sendiri. Sebaliknya, kita kerap memuji karya bangsa lain," katanya beberapa saat lalu (Senin, 25/8).

Yudi lalu memaparkan bahwa dari tahun 1945-1949, Bung Karno berhasil melakukan revolusi fisik dengan menghadirkan kemerdekaan RI. Lalu, dari tahun 1949-1955, Indonesia mampu mempertahankan kemerdekaan, membangun pemerintahan, dan mendapatkan pengakuan dunia internasional. Dari tahun 1956-1965, Indonesia mulai investasi material dan keterampilan.

"Namun sejak 1965 hingga sekarang ini, kita gagal dalam melakukan revolusi mental. Karena itu saatnya kita memulai perubahan dan kemajuan bangsa dengan menyelesaikan masalah mental. Kita harus melakukan revolusi pada struktur mental dan keyakinan," demikian Yudi Latif.[wid] 

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA