Demikian disampailan cendekiawan muslim yang juga pakar keagamaan dan kenegaraan Yudi Latif.
Yudi Latif pun menyambut baik rencana Jokowi memprioritaskan revolusi mental dalam pemerintahannya nanti, karena sejak lama Indonesia menghadapi masalah serius dalam mentalitas.
"Misalnya, kita masih punya mental inferior, rendah diri, bahkan mental budak. Kita tidak punya kepercayaan diri terhadap karya anak bangsa sendiri. Sebaliknya, kita kerap memuji karya bangsa lain," katanya beberapa saat lalu (Senin, 25/8).
Yudi lalu memaparkan bahwa dari tahun 1945-1949, Bung Karno berhasil melakukan revolusi fisik dengan menghadirkan kemerdekaan RI. Lalu, dari tahun 1949-1955, Indonesia mampu mempertahankan kemerdekaan, membangun pemerintahan, dan mendapatkan pengakuan dunia internasional. Dari tahun 1956-1965, Indonesia mulai investasi material dan keterampilan.
"Namun sejak 1965 hingga sekarang ini, kita gagal dalam melakukan revolusi mental. Karena itu saatnya kita memulai perubahan dan kemajuan bangsa dengan menyelesaikan masalah mental. Kita harus melakukan revolusi pada struktur mental dan keyakinan," demikian Yudi Latif.
[wid]
BERITA TERKAIT: