"Dengan memaksimalkan kerja mesin partai di tingkatan akar rumput, kami targetkan dapat memperoleh lima persennya," kata Wakil Sekretaris Jenderal Partai Hanura Kristiawanto dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Kamis (31/10).
Kristiawanto mengatakan target suara lima persen sangat rasional karena partainya sudah memiliki organisasi sayap kepemudaan yang terorganisir. Organisasi sayap kepemudaan antara lain, Pemuda Hanura, Satuan Mahasiswa Pelajar Hanura, dan Gerakan Muda Hanura.
"Untuk memaksimalkan perolehan lima persen suara itu, Hanura memberikan pendidikan politik dan pendidikan anti korupsi kepada pemilih pemula. Ini memiliki efek jangka panjang dan sudah menjadi komitmen partai," ujarnya.
Ada beberapa alasan kenapa pemilih pemula memiliki posisi strategis. Pertama, kata dia, pemilih pemula memiliki karakter belum berafiliasi dengan parpol atau figur tertentu. Kedua, pemilih pemula akan memilih calon legislatif dengan rasionalitas sehingga tidak dapat dipengaruhi.
Ketiga ujar Kris, pemilih pemula akan memilih figur berdasarkan latar belakang dan program yang ditawarkan caleg.
"Karena itu, caleg harus kreatif apabila ingin menggaet pemilih pemula. Parpol belum melihatnya sebagai potensi besar," tegas caleg dari Daerah Pemilihan III Jawa Tengah meliputi Grobogan, Pati, Blora dan Rembang itu.
[dem]
BERITA TERKAIT: