Bagi pendiri Forum Intelektual Nasionalis (FIN) Dadi Irwan Santosa, sulit membedakan pernyataan Nazarudin sebagai pribadi atau di bawah kendali kepentingan kelompok tertentu di balik seringnya dia melempar tudingan.
"Sebaiknya Nazarudin fokus dengan penyelesaian kasusnya dari pada melempar bola panas yang tidak ada buktinya,"katanya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (23/10).
Dijelaskannya, akan menjadi salah kaprah jika proses hukum di negara ini dicampur adukan antara tudingan seseorang tanpa di dahului bukti petunjuk ataupun temuan hukum.
"Ocehan Nazarudin soal menteri terlibat kemarin akan membentuk opini yang tanpa sadar akan menghakimi seseorang secara sosial," ungkapnya.
Menurutnya, menjadi tidak menarik jika tudingan Nazaruddin yang kini berstatus tersangka pencucian uang selalu mendapat ruang publik. Hal ini akan menjauhkan substansi hukum dengan tujuanya.
"Begitu pula dengan menteri yang telah dituding Nazarudin, akan merugikan dirinya," pungkas Dadi.
[dem]
BERITA TERKAIT: