"BNN bertindak cepat sebelum masalah temuan ganja dan amphetamine (sabu) di kantor Akil Mochtar (AM) menjadi bahan keribetan selain kasus suap yang disangkakan kepadanya," ujar pengamat politik AS Hikam dalam akun Facebook pribadinya, Selasa (8/10).
"Yang kini masih harus diusut oleh BNN atau Polri adalah siapa pemilik narkoba tersebut, dan bagaimana bisa sampai ke meja sang Ketua MK," sambung Hikam.
Hasil temuan BNN, kata Hikam, sangat penting bagi Akil Mochtar setidaknya untuk membatasi tudingan terhadap dirinya sebagai pengguna narkoba. Tudingan demikian jelas akan menambah beban baik tuntutan pidana maupun psikologis bagi Akil dan keluarganya.
"Seharusnya pihak-pihak terkait juga bersikap sama, melakukan pengusutan secepatnya dan secara menyeluruh agar kasus ini tidak semakin diboncengi oleh para penumpang gelap yang akan merusak kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," tulis Hikam mengingatkan.
[dem]
BERITA TERKAIT: