Dalam survei yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) diperoleh informasi bahwa tingkat kepercayaan itu
drop dari sebelumnya 60 persen menjadi 30 persen. Hasil survei LSI ini menjadi berita utama di sejumlah media lokal nasional yang terbit hari Senin (7/10).
Pendiri LSI Denny JA mengatakan, kasus Akil Mochtar ini adalah
wake up call untuk mereformasi kewibawaan hukum Indonesia.
"Jika tidak. publik akan menyelesaikan rasa keadilannya dengan rusuh di jalan dan amuk massa," ujar Denny JA dalam pesan yang diterima redaksi.
"Ini PR terberat paska reformasi karena korupsi secara de facto menjadi ideologi nasional menggantikan Pancasila," demikian Denny JA.
[dem]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: