Data Kanwil Kemenkumham Sumut, hingga saat ini, jumlah napi dan warga binaan di Sumut mencapai 17.679 orang. Sementara Rutan yang ada sudah over kapasitas. Dan 60 persen adalah dari pelaku narkoba.
"Kapasitas ini sudah tidak memadai. Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Kota akan siap membantu mencari lahan yang representatif untuk membangun Lapas yang sesuai dengan standardisasi," ujar Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho dalam keterangan persnya menyusul kerusuhan yang terjadi di Lapas Labuhan Ruku, Batubara, Minggu sore (18/8).
Seperti dikutip dari
MedanBagus.com, Gatot prihatin karena kerusuhan yang terjadi di dua lapas Sumut dalam dua bulan terakhir, dimana pada Juli lalu kerusuhan terjadi di Lapas Klas I A Tanjung Gusta Medan, juga over kapasitas.
Dari kerusuhan LP Tanjung Gusta, 212 napi yang kabur, tercatat hanya 104 orang yang berhasil ditangkap dan menyerahkan diri. Sementara sisanya 98 napi masih buron.
Sementara akibat kerusuhan LP Labuhan Ruku, hingga tadi malam, napi yang kabur mencapai 48 orang. Dan para petugas kepolisian dan TNI serta petugas Lapas masih berjaga-jaga diseputaran Lapas yang telah habis dilalap api.
Kerusuhan terjadi di LP Labuhan Ruku di Kabutapen Batubara, Minggu (18/8) sekitar pukul 17.00 WIB. Menurut Kapolres Batubara, AKBP JP Sinaga, pemicu bentrokan akibat provokasi 46 napi pindahan dari Lapas Lubuk Pakam yang dititipkan sebulan lalu. Sementara Lapas sendiri sudah melebihi kapastitas dimana saat ini dihuni 800 orang dari yang seharusnya 300.
[rus]
BERITA TERKAIT: