Rudi dianggap sebagai salah satu dari sedikit pejabat negara yang menguasai bidang yang ditangani.
"Bicaranya lugas, tegas, dengan target-target yang jelas dan terukur. Waktu masih Wamen (ESDM), Beliau menjelaskan dengan model perhitungan yang sangat matematis tentang kenaikan Biaya Pokok Penyediaan (BPP) Listrik di depan Komisi VII, sehingga terjawab dengan tuntas kenapa BPP nilai rupiahnya meningkat," kata anggota Komisi VII DPR, Nur Yasin, kepada wartawan, Rabu (14/8).
Angggota DPR dari Dapil Jawa Timur IV itu mengaku sangat kaget dengan kejadian penangkapan Rudi. Tapi, apapun prestasinya, bagaimanapun kemampuannya, sehebat apapun kenerjanya, semua pihak mesti menerima bila orang yang melanggar hukum harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Selain itu, anggota Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) ini sangat berharap agar SKK Migas tetap bekerja sebagaimana mestinya tidak terganggun dengan peristiwa penangkapan Rudi.
"Target produksi minyak sebagaimana ditetapkan dalam APBN Perubahan 2013 sebesar rata-rata 840 ribu barel per hari agar tetap terpenuhi dan tidak terganggu," pinta anggota Fraksi PKB ini.
[ald]
BERITA TERKAIT: