Awas, Target Produksi Minyak Terganggu Penangkapan Bos SKK Migas

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Rabu, 14 Agustus 2013, 14:33 WIB
Awas, Target Produksi Minyak Terganggu Penangkapan Bos SKK Migas
foto: net
rmol news logo Berita penangkapan Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini, oleh petugas KPK mengejutkan beberapa kalangan yang mengenal mantan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral itu.

Rudi dianggap sebagai salah satu dari sedikit pejabat negara yang menguasai bidang yang ditangani.

"Bicaranya lugas, tegas, dengan target-target yang jelas dan terukur. Waktu masih Wamen (ESDM), Beliau menjelaskan dengan model perhitungan yang sangat matematis tentang kenaikan Biaya Pokok Penyediaan (BPP) Listrik di depan Komisi VII, sehingga terjawab dengan tuntas kenapa BPP nilai rupiahnya meningkat," kata anggota Komisi VII DPR, Nur Yasin, kepada wartawan, Rabu (14/8).

Angggota DPR dari Dapil Jawa Timur IV itu mengaku sangat kaget dengan kejadian penangkapan Rudi. Tapi, apapun prestasinya, bagaimanapun kemampuannya, sehebat apapun kenerjanya, semua pihak mesti menerima bila orang yang melanggar hukum harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Selain itu, anggota Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) ini sangat berharap agar SKK Migas tetap bekerja sebagaimana mestinya tidak terganggun dengan peristiwa penangkapan Rudi.

"Target produksi minyak sebagaimana ditetapkan dalam APBN Perubahan 2013 sebesar rata-rata 840 ribu barel per hari agar tetap terpenuhi dan tidak terganggu," pinta anggota Fraksi PKB ini. [ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA