Respons Cepat SKK Migas Tangani Gangguan Pipa Gas Diapresiasi DPR

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widodo-bogiarto-1'>WIDODO BOGIARTO</a>
LAPORAN: WIDODO BOGIARTO
  • Senin, 26 Januari 2026, 23:27 WIB
Respons Cepat SKK Migas Tangani Gangguan Pipa Gas Diapresiasi DPR
Kepala SKK Migas Djoko Siswanto turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi pipa gas KP296 yang dioperasikan oleh PT Transportasi Gas Indonesia (TGI). (Foto: SKK Migas)
rmol news logo Langkah cepat dan sigap Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dalam menangani gangguan pada sistem penyaluran gas, khususnya pada pipa gas KP296 yang dioperasikan oleh Transportasi Gas Indonesia (TGI) layak diapresiasi.

Anggota Komisi XII DPR Yulian Gunhar mengatakan, kehadiran langsung Kepala SKK Migas Djoko Siswanto di lapangan menunjukkan keseriusan dan kepemimpinan yang kuat dalam memastikan keamanan infrastruktur migas nasional sekaligus menjaga keberlangsungan pasokan energi bagi masyarakat dan industri.

“Ini mencerminkan tata kelola sektor hulu migas yang profesional dan responsif,” kata Gunhar melalui keterangan tertulis, Senin 26 Januari 2026.

Yulian menilai, inspeksi lapangan yang dilakukan SKK Migas pasca gangguan merupakan langkah krusial untuk menjamin keselamatan operasional, sekaligus memulihkan kepercayaan publik terhadap keandalan infrastruktur energi nasional. 

Ia juga menyoroti penerapan prosedur teknis yang hati-hati, mulai dari proses gas in, penambahan volume gas, hingga peningkatan tekanan secara bertahap dan terkontrol.

“Pendekatan bertahap yang dilakukan, termasuk pemasangan bantalan pengaman dari karung pasir sebagai langkah mitigasi tambahan, menunjukkan bahwa aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama,” kata Yulian.

Lebih lanjut, Yulian menegaskan bahwa Komisi XII DPR akan terus mendukung upaya SKK Migas dan para pemangku kepentingan di sektor energi dalam menjaga keandalan pasokan gas nasional, sekaligus memastikan seluruh proses pemulihan dilakukan sesuai standar keselamatan dan regulasi yang berlaku.

“Ke depan, kami mendorong penguatan sistem mitigasi risiko dan pemeliharaan infrastruktur migas agar kejadian serupa dapat diminimalkan,” pungkas Gunhar.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA