Dikatakan Sekjen PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo, pertemuan itu untuk memperingati satu tahun komunitas Persahabatan Korea Selatan-Indonesia.
Pembicaraan Mega dengan Ketua Persahabatan Korsel-Indonesia, Ahn Hong-Joon, juga membahas pentingnya hubungan kedua negara.
Menurut Tjahjo, Korsel menaruh harapan tinggi kepada Indonesia untuk saling membantu dalam segala bidang, mulai dari keamanan, pangan hingga teknologi.
"Dalam pertemuan itu, Ibu Mega meminta perhatian bersama antara Korsel dan Indonesia terkait alih teknologi dan pangan," ujar Tjahjo, menuturkan lagi apa yang disampaikan Mega.
Sementara di bidang keamanan, lanjutnya, sedikit banyak pertemuan itu membahas pembelian kapal selam dan berbagai mesin dari Korsel yang akan digunakan untuk Panser Anoa.
"Tentang pembelian kapal selam Indonesia dari Korea Selatan, mesin-mesin yang akan digunakan untuk mesin Anoa," lanjutnya.
Saat disinggung apakah kunjungan ini melangkahi kapasitas Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Presiden, Tjahjo hanya menjawab bahwa rombongan ini sudah berkunjung ke DPR dan kemudian mampir ke PDIP.
[ald]
BERITA TERKAIT: