Tokoh Jadul Lebih Baik Jadi King Maker Saja

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Kamis, 21 Februari 2013, 17:52 WIB
Tokoh Jadul Lebih Baik Jadi <i>King Maker</i> Saja
rmol news logo Semua kebijakan perbaikan nasib rakyat ada di tangan pemerintah. Sementara pemerintah nasibnya ada di tangan partai politik. Akan jadi persoalan bila partai politiknya tidak bermutu.

Demikian disampaikan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Komaruddin Hidayat dalam acara launching bukunya berjudul "Perang Bintang 2014: Konstelasi dan Prediksi Pemilu dan Pilpres" di Aula Harun N asution UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ciputat, Tangsel, Kamis (21/2).

"Apakah parpol punya visi misi program yang qualified?" tanyanya.

Menghadapi Pemilu Presiden 2014, katanya, Indonesia diambang kegalauan. Kegalauan itu dikarenakan kebanyakan dari parpol yang notabene akan menjalankan roda pemerintahan, kini telah kehilangan vokalis-vokalis (capres) terbaiknya.

"Kalau 2014 masih seperti ini, maka kita (Indonesia) akan kehilangan momentum," lanjutnya.

Prof. Komar, sapaan akrabnya, menyarankan agar vokalis jadul yang kini sudah tidak diminati lagi para penonton menjadi manager saja.

"Tak usahlah jadi presiden, jadilah king maker mencerdaskan masyarakat," demikian Komaruddin.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA