Dede Yusuf Perlu Belajar Nasib Buruk Fauzi Bowo

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Rabu, 10 Oktober 2012, 21:48 WIB
Dede Yusuf Perlu Belajar Nasib Buruk Fauzi Bowo
asep warlan yusuf/ist
rmol news logo Survei yang dilakukan berbagai lembaga riset menunjukkan popularitas Dede Yusuf menempati posisi teratas untuk Pemilukada Jabar 2013 mendatang. Meski begitu, diingatkan pengamat, Dede Yusuf yang saat ini menjabat wakil gubernur Jabar tak terbuai dengan hasil survei tersebut.

"Memang dia paling populer, bahkan mengungguli Ahmad Heryawan, tapi populer belum tentu bisa jadi pemenang," kata pengamat politik dari Universitas Katolik Parahyangan, Asep Warlan Yusuf, kepada Rakyat Merdeka Online, Rabu (10/10).

Diakui dia, tingginya popularitas Dede Yusuf memang membuat potensi dirinya dipilih masyarakat Jabar juga tinggi. Namun, ada banyak faktor lain yang bisa membuat Dede mengalahkan calon-calon lainnya, diantaranya Ahmad Heryawan yang disusung PKS.

Dia mencontohkan kasus Fauzi Bowo dalam Pemilukada DKI beberapa waktu lalu. Fauzi Bowo yang berpasangan dengan Nachrowi Ramli unggul dalam survei, disebut-sebut punya popularitas dan elektabilitas tinggi, tapi kenyataannya suara dukungan mereka dalam pemilihan jeblok, kalah dari pasangan Jokowi-Ahok

"Dede Yusuf harus belajar dari apa yang dialami Fauzi Bowo. Keunggulan survei belum tentu bisa menang secara politik," katanya.

Asep menyarankan, Dede Yusuf yang diusung Partai Demokrat menggandeng calon wakil gubernur yang bisa "mengamankan" dan menambah suara. Koalisi dengan partai politik dengan basis dukungan mengakar di Jabar jadi salah satu pilihan. Pilihan lainnya, menggandeng figur yang memang punya potensi jual yang kuat.

"Dede Yusuf bisa maju dengan figur dari unsur birokrasi Jabar, akademisi atau kader partai lain, misalnya dengan Rahmat Yasin dari PPP. Atau bisa juga dengan Rieke Diah Pitaloka dari PDIP," tandasnya. [dem]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA