AS Pimpin Dialog Keamanan Regional di Bahrain, Bahas Stabilitas Timur Tengah dan Selat Hormuz

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Jumat, 03 Juli 2026, 07:16 WIB
AS Pimpin Dialog Keamanan Regional di Bahrain, Bahas Stabilitas Timur Tengah dan Selat Hormuz
Amerika Serikat pimpin dialog keamanan regional yang di Manama, Bahrain pada Kamis, 1 Juli 2026 (Unggahan akunX @CENTCOM)
rmol news logo Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) memimpin dialog keamanan regional yang digelar di Manama, Bahrain.

Pertemuan yang digelar Rabu, 1 Juli 2026, tersebut dihadiri para pemimpin pertahanan dari 12 negara untuk membahas situasi keamanan terkini di kawasan Timur Tengah serta peluang memperkuat kerja sama pertahanan.

Laksamana Brad Cooper, selaku Komandan CENTCOM, memimpin pertemuan bersama pejabat militer dari Bahrain, Mesir, Yordania, Kuwait, Lebanon, Oman, Qatar, Arab Saudi, Suriah, Uni Emirat Arab, dan Yaman.

Salah satu fokus utama pembahasan adalah menjaga kelancaran arus perdagangan internasional melalui Selat Hormuz, jalur pelayaran penting bagi distribusi minyak dan gas dunia. Para peserta menegaskan komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan stabilitas kawasan.

"Kami akan terus berdiri berdampingan dengan para mitra regional kami. Diskusi ini menegaskan komitmen bersama terhadap keamanan dan stabilitas kawasan," ujar Cooper, dikutip Jumat 3 Juli 2026.

CENTCOM juga menyatakan bahwa Amerika Serikat bersama negara-negara mitranya mengoperasikan jaringan pertahanan udara dan rudal aktif terbesar serta paling canggih di Timur Tengah. Pada Januari 2026, mereka membentuk pusat koordinasi pertahanan udara Timur Tengah untuk berbagi informasi, memberikan peringatan dini terhadap ancaman, serta mengoordinasikan respons dalam situasi darurat.

Pertemuan di Bahrain tersebut juga mencatat sejarah baru karena untuk pertama kalinya pejabat militer dari Suriah dan Lebanon ikut berpartisipasi dalam konferensi pertahanan regional yang dipimpin oleh Amerika Serikat. Langkah ini dinilai sebagai perkembangan penting dalam upaya memperluas dialog keamanan di kawasan yang selama ini diliputi berbagai konflik.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA