Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengapresiasi kekompakan panitia dalam penyelenggaraan acara. Sebab, kekompakan ini menjadi modal penting dalam menjalankan organisasi ke depan.
Lebih lanjut, Pramono membuka peluang kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dan IKKB, termasuk dukungan bagi pengembangan organisasi. Ia juga menyatakan kesiapan membantu pembangunan fasilitas IKKB di Jakarta.
“Saya tahu Kalimantan Barat memiliki peran signifikan bagi bangsa ini. Banyak sumber daya alam yang mengalir ke pusat. Mudah-mudahan ke depan APBD dan PAD-nya bisa meningkat,” kata Pramono.
Sementara Gubernur Kalbar, Ria Norsan menaruh harapan besar kepada IKKB sebagai wadah yang menyatukan etnis di Kalbar untuk terus memberikan kontribusi positif untuk daerah dan bangsa Indonesia.
"Saya menginginkan IKKB dapat berkiprah menjaga persatuan seluruh etnis di Kalbar dan memberikan kontribusi dalam berbagai bidang pembangunan," kata Norsan.
Ketua Umum IKKB periode 2026-2031, Dean Arslan mengaku akan mengemban amanah yang diberikan dengan sebaik-baiknya.
Ketua Harian IKKB periode 2026-2031, Budi Siswanto menuturkan, IKKB ini sudah ada sejak tahun 1955, sudah berusia 61 tahun. Diaspora Kalbar yang ada di Jabodetabek khususnya Jakarta cukup banyak, hampir lebih dari 100 ribuan.
"Lebih dari 90 persen itu ber-KTP DKI Jakarta," kata Budi.
Sementara itu, Ketua Perhimpunan Tionghoa Kalimantan Barat Indonesia, Yordanus (Djong Se Min) menegaskan, IKKB menjadi harapan sebagai wadah untuk bersinergi dan berkolaborasi.
"Marilah kita berkolaborasi untuk terus memajukan Kalbar ini. Untuk itu, sangat penting bagi kita untuk terus memupuk persatuan," kata Yordanus.
Prosesi pengukuhan turut dihadiri langsung Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman dan Ketua Umum Partai Hanura, Osman Sapta Odang (OSO), serta tokoh masyarakat Kalbar.
BERITA TERKAIT: