“Fenomena yang berkembang saat ini juga banyak yang bertanya ke saya, yang dikhawatirkan orang adalah TNI masuk ke ranah sipil. Benar enggak sih? Saya yakinkan tidak,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Brigjen Muhammad Nas di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa 9 Juni 2026.
Menurut Nas, daripada meributkan soal keterlibatan prajurit, lebih salah jika TNI membiarkan kepolisian menangani sendiri persoalan begal yang sangat meresahkan masyarakat.
“Begitu ada yang protes, lalu besok anaknya jadi korban begal dan kita biarkan, pasti protes lagi, salah lagi. ‘Ada TNI percuma aja, begal dibiarkan’. Karena saya pernah mengalami kalimat seperti itu," kata Nas.
Secara terpisah Polda Metro Jaya memastikan keterlibatan TNI dalam patroli tim pemburu begal untuk memperkuat.
“Pelibatan TNI dalam patroli gabungan bersama Polda Metro Jaya dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, terutama malam sampai dini hari,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto saat dihubungi, Selasa, 26 Mei 2026.
BERITA TERKAIT: