PILPRES 2014

Tim Jokowi-JK Akan Mengintai Badan Intelijen Negara

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Selasa, 03 Juni 2014, 15:26 WIB
Tim Jokowi-JK Akan Mengintai Badan Intelijen Negara
Kecil Besar
rmol news logo Tim sukses Jokowi-JK di Jawa Barat mewaspadai mobilisasi intelijen menjelang Pilpres 9 Juli.

Kordinator Tim Advokasi Jokowi-JK Jabar, Abdy Yuhana, meminta kesungguhan negara untuk tidak mengerahkan Badan Intelijen Negara (BIN) terlibat dalam Pilpres 2014.

"Yang kami harapkan adalah pemilu presiden 2014 akan berjalan dengan baik tanpa ada manipulasi dan intimidasi melalui cara-cara intelejen," ujar Abdy di kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Selasa (3/6).

Abdy menegaskan, dalam kampanye nantinya para relawan Jokowi-JK di Jabar akan bergerak melawan rumor menyesatkan di publik. Disinggung tentang pengawasan terhadap BIN, Abdy mengakui sangat sulit karena pola kerja BIN yang senyap.

"Kami mengakui memang susah mengawasi, namun kami akan kerahkan jaringan kami untuk memantaunya secara senyap pula," paparnya.

Selain mengingatkan aparatur negara tetap netral, tim advokasi Jokowi-JK Jabar juga menuntut penyelenggara pemilu menjadi wasit yang adil. [ald]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA