Dari ladang ganja di kedua lokasi itu, sedikitnya prajurit TNI mengamankan 21.400 batang pohon ganja.
Lalu, bila dikonversi ke dalam rupiah setara dengan Rp 8 miliar.
Berdasar keterangan resmi dari Pusat Penerangan (Puspen) TNI yang diautentikasi oleh Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi, pembersihan ladang ganja yang dipimpin Komandan Satgas Yonif 725/Woroagi Letkol Infanteri Safril dilaksanakan dalam rangka Operasi Kinetik 3.18 dengan melibatkan 78 personel Yonif 725/Woroagi.
”Dalam operasi tersebut, personel melakukan penyisiran dan pembersihan terhadap tanaman ganja yang ditemukan di kedua kampung,” kata Agung dalam keterangan resmi yang diterima Jumat, 11 September 2026.
Adapun, Satgas Yonif 725/Woroagi berada di bawah Komando Operasi (Koops) Habema TNI dan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III yang dikendalikan oleh Letjen TNI Lucky Avianto.
”Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, keberadaan ladang ganja tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok OPM pimpinan Egianus Kogoya,” terang Agung.
Itu sebabbya, puluhan ribu batang pohon ganja tersebut langsung diamankan sebagai bagian dari upaya mencegah peredaran serta penyalahgunaan narkotika di wilayah Papua Pegunungan.
BERITA TERKAIT: