Pejabat Kementerian ATR/BPN hingga Politikus Dikabarkan Ikut Terjaring OTT KPK

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/jamaludin-akmal-1'>JAMALUDIN AKMAL</a>
LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL
  • Senin, 14 September 2026, 21:40 WIB
Pejabat Kementerian ATR/BPN hingga Politikus Dikabarkan Ikut Terjaring OTT KPK
Logo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: RMOL/Jamaludin)
Kecil Besar
rmol news logo Sejumlah pejabat Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) pusat hingga wilayah Jabodetabek dikabarkan turut terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin, 14 September 2026.

Berdasarkan informasi yang diperoleh redaksi, selain Kantor Pertanahan (Kantah) atau BPN Kabupaten Bogor, Satgas OTT KPK juga menyasar sejumlah kantor BPN di wilayah Jabodetabek. Salah satunya Kantor BPN Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Tak hanya pejabat di daerah, sejumlah pejabat di Kementerian ATR/BPN juga dikabarkan telah diamankan KPK. Salah satunya Direktur Jenderal (Dirjen) Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR), Lampri.

Dalam OTT tersebut, KPK juga dikabarkan mengamankan seorang politikus yang sekaligus pimpinan organisasi berinisial FAR. FAR disebut telah berada di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Selain mengamankan sejumlah pihak, tim KPK dikabarkan turut menyita barang bukti berupa uang tunai dengan nilai mencapai miliaran Rupiah.

Hingga pukul 21.25 WIB, KPK belum memberikan keterangan resmi terkait kegiatan OTT tersebut.

Informasi yang diperoleh RMOL menyebutkan, Kedeputian Penindakan KPK saat ini masih menggelar ekspose atau gelar perkara. Proses tersebut kemudian akan dilanjutkan dengan ekspose di tingkat pimpinan KPK. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: DIKI TRIANTO

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA