Menpora: Ini Jihad, Perang Lawan Narkoba

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 03 Juni 2016, 12:02 WIB
rmol news logo Menpora Imam Nahrawi mengatakan, perang melawan narkoba bisa disebut jihad.

Hal ini disampaikan Imam usai mengukuhkan 458 kader pemuda anti narkoba di Gedung Pusdai, Jalan Diponegoro, Bandung, Jumat (3/6).

"Ini jihad. Jadi, bukan sekadar pembekalan untuk menyelamatkan negara Indonesia dari ancaman narkoba," ujar Imam.

Menurut Imam, setelah dikukuhkan, kader inti pemuda antinarkoba akan melakukan tiga tugas inti. Antara lain, melakukan sosialisasi bahaya narkoba, melakukan pemetaan titik-titik rawan penggunaan dan peredaran narkoba dan membentuk satuan tugas anti narkoba.

"Setiap kader nantinya akan merekrut 25 anak-anak muda lainnya di desa masing-masing," papar Imam.

Selama proses pembekalan, para pemuda tersebut dibekali kegiatan sosialiasi dan edukasi mengenai bahaya narkoba. Mulai dari tinjauan kesehatan, spiritual maupun akademis hingga pelatihan menjadi komunikator handal.

Proses seleksi pemuda juga melibatkan pihak BNN untuk dites urin, serta Kementerian dan Lembaga terkait lainnya, sejak pertengahan Mei lalu.

Untuk tahap awal program ini akan digelar di tiga provinsi, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sebanyak 39 ribu pemuda dilibatkan untuk mencapai target Zero Growth narkoba di Indonesia.[wid]
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA