Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, menjelaskan bahwa penemuan jenazah bermula dari laporan warga yang mendengar suara tangisan anak dari dalam rumah korban. Tangisan tersebut terdengar keras dan tidak berhenti, sehingga menimbulkan kecurigaan.
Warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada petugas keamanan setempat dan meminta dilakukan pengecekan. Saat petugas masuk ke dalam rumah, korban ditemukan dalam kondisi tergeletak.
Warga bersama perangkat RT/RW selanjutnya melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian.
"Peristiwa tersebut dilaporkan kepada kepolisian untuk penanganan lebih lanjut," ujar Budi dalam keterangan resmi, Jumat, 17 April 2026.
Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan oleh Polsek Serpong Utara. Sementara itu, jenazah korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan medis guna memastikan penyebab kematian.
“Saat ini, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan masih menyelidiki peristiwa tersebut. Adapun penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil autopsi,” pungkas Budi.
BERITA TERKAIT: