Pasalnya, babak awal Timnas Indonesia bersua tim non unggulan. Lawan berat Thailand diprediksikan berjumpa di final. Hal itu membuat Ketua Umum Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB PSTI) Anjas Rifai yakin Indonesia bakal membawa pulang medali emas.
"Hasil
drawing, sepertinya kalau sesuai skenario kita bakal berhadapan dengan Thailand di final. Bahkan, kemungkinan meraih medali emas bisa saja terjadi. Kita kenal memang selama ini lawan tangguh kita adalah Thailand, selain Malaysia dan Filipina," jelas Anjas di sela-sela Rapat Kerja Nasional yang digelar PB PSTI di Twin Plasa Hotel, Grogol, Jakarta Barat, yang berakhir Ahad malam (31/8). Rakernas dihadiri Perwakilan Menpora Edy Nurindra dan Kasalak Prima Suwarno yang juga mewakili Ketua Umum KONI Pusat serta Sekjen ISTAF Datuk Abdul Halim Bin Kader.
Saat bersamaan Anjas menerima penobatan menjadi Vice President ISTAF (Federasi Sepak Takraw Dunia ) dari Sekjen ISTAF di tempat yang sama. Hal senada dikatakan Sekjen ISTAF Datuk Abdul Halim Bin Kader bahwa Indonesia harus dapat memanfaatkan peluang tersebut.
"Undian yang cukup bagus bagi Indonesia. Indonesia harus cermat dan siap menangkap peluang itu. Sebab inilah saatnya Indonesia meraih emas," kata Datok yang berasal dari Singapura itu.
Ketua Satlak Prima Suwarno berharap agar cabang sepak takraw ini tetap solid, sehingga menghasilkan prestasi yang membanggakan bagi bangsa Indonesia di pentas internasional.
"Saya bangga cabang sepak takraw ini jauh dari polemik atau masalah. Ke depan juga demikian. Jangan meniru cabang-cabang lain yang selalu ribut, tapi tidak berprestasi. Memang ada yang ribut, tapi punya prestasi, seperti cabang balap sepeda," ungkap mantan Dan Paspampres ini.
Sementara itu, Edy Nurindra, mewakili Menpora Roy Suryo berharap, pada Rakernas ini akan menghasilkan program kerja yang baik sehingga bisa dijalankan lewat pembinaan yang terukur dan berkesinambungan.
[ian]
BERITA TERKAIT: