Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Pelajaran Berharga dari Negeri Cabe

Tim Nasional U-19

Selasa, 02 Agustus 2011, 03:49 WIB
Pelajaran Berharga dari Negeri Cabe
Tim U-19 Indonesia
RMOL. Tim U-19 Indonesia yang saat ini berguru di Uruguay sudah merampungkan tiga kali uji coba selama menjalani tur ke Chile sejak 28 Juli lalu. Hasil­nya: belum ada ke­menangan yang diraih  tim asuhan pelatih Cesar Payovich Perez.

Namun, banyak pengalaman berharga yang didapat  pa­ra pemain sebagai bekal per­siapan menghadapi Pra Piala Asia U-19 2012, Oktober nanti.

“Uji coba tim Indonesia di San­­­­tiago, Chile benar-benar mem­berikan manfaat yang besar kepada para pemain. Kita mendapatkan pengalaman baru menghadapi lawan-lawan yang tangguh dengan usia di atas pe­main kita,” kata Demis Dja­maoeddin, manajer tim U-19 Indonesia.

Hanya berselang sehari sete­lah tiba di Santiago, tanggal 29 Juli tim Indonesia  langsung ber­hadapan dengan tim U-20 Uni­versidad de Catolica. Me­nu­runkan komposisi pemain ke­lahiran 1993-1995, tim tuan ru­mah sempat terkejut dengan pe­nampilan anak-anak Indone­sia yang mengandalkan per­mai­nan cepat dan keras ala tim na­­­sio­nal Uruguay di awal pertan­di­ngan.

Akhirnya tuan rumah ung­gul 3-1 (1-0). Gol tunggal In­do­­nesia dihasilkan Abdul Rah­­man Lestaluhu yang ber­hasil mele­wati dua bek tuan rumah setelah mendapatkan um­pan ter­obosan dari Mana­hati Lestusen.

Keseokan harinya, Indone­sia kalah 1-2  dari C. D. O’Hig­­gins, klub papan tengah liga negeri penghasil cabe itu.

“ Satu lagi pelajaran didapat  anak-anak Indonesia. Un­tuk per­tama kalinya mereka ber­main di lapangan sintetis. Ke­tika mengetahui akan ber­main di lapangan sintetis sempat terlihat ada keraguan di raut wa­jah beberapa pemain. Suatu hal yang normal,” tutur Demis yang ikut mendampingi pemain selama di Chile.

Pertandingan ketiga dilaku­kan tanggal 31 Juli melawan klub Audax Italiano dan duel ber­akhir imbang 0-0. Menurut wi­kipedia, klub ini memiliki reputasi bagus sebagai salah satu klub yang selalu berada di papan atas liga Chile.

Yang juga menakjubkan dari klub ini adalah stadion­nya, Es­ta­dio Municipal de la Flo­rida yang berkapasitas 12 ribu. Ber­ukuran kecil, tapi sung­guh apik.

Tempat duduk penonton tersusun rapi, lapangan sintetis, stadion bersih dan eksterior sta­dion dicat warna warni yang memberikan kesan segar. “Gue gak percaya ini ada di Chile. Ba­gus banget” ujar salah se­orang pemain, Taji Prashetio.

Masih ada tiga pertandingan lagi yang akan dilakukan tim Indonesia. Pada  1 Agustus me­lawan Union Espanola; 2 Agus­tus melawan Colo Colo. Terak­hir, 3 Agus­tus melawan Univer­sidad de Chile.   [rm]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA