Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Kecewa Berat, Trump Ancam Setop Dukungan AS untuk NATO

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/hani-fatunnisa-1'>HANI FATUNNISA</a>
LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Minggu, 29 Maret 2026, 15:46 WIB
Kecewa Berat, Trump Ancam Setop Dukungan AS untuk NATO
Presiden AS Donald Trump (Foto: ABC News)
rmol news logo Ketegangan antara Amerika Serikat dan sekutu Baratnya kian terbuka setelah Presiden Donald Trump melontarkan kritik tajam terhadap NATO yang dinilainya gagal menunjukkan solidaritas dalam perang Iran.

Dalam pernyataannya di sebuah forum investasi di Miami, Trump secara terbuka menyindir ketidakhadiran negara-negara NATO dalam upaya pengamanan Selat Hormuz yang kini menjadi titik krisis global akibat ancaman serangan dari Iran.

“Mereka sama sekali tidak ada di sana. Kita menghabiskan ratusan miliar dolar setiap tahun untuk NATO, ratusan, untuk melindungi mereka, dan kita akan selalu ada untuk mereka, tetapi sekarang, berdasarkan tindakan mereka, kurasa kita tidak perlu melakukannya, bukan?” ujar Trump, seperti dikutip dari AFP, Minggu, 29 Maret 2026. 

Trump kemudian mempertanyakan asas timbal balik dalam hubungan pertahanan kolektif.

“Mengapa kita harus ada untuk mereka jika mereka tidak ada untuk kita? Mereka tidak ada untuk kita,” tegasnya, memberi sinyal bahwa Washington dapat mengubah arah kebijakan strategisnya terhadap NATO.

Ketegangan ini mencuat di tengah operasi militer gabungan AS dan Israel terhadap Iran yang telah berlangsung selama sebulan terakhir. 

Ketiadaan komitmen konkret dari sekutu Barat untuk membantu membuka kembali Selat Hormuz disebut Trump sebagai bukti lemahnya solidaritas aliansi.

Padahal, tersendatnya lalu lintas di jalur vital tersebut telah memicu lonjakan harga energi global, mengingat perannya sebagai arteri utama distribusi minyak dan gas dari kawasan Teluk ke pasar dunia.

Sebelumnya, Trump juga melontarkan kritik pedas dengan menyebut anggota NATO penakut dan menggambarkan aliansi itu sebagai “macan kertas” tanpa AS. 

Dalam unggahan di platform Truth Social, ia bahkan menegaskan bahwa AS tidak butuh apa-apa dari NATO, seraya menuding negara-negara anggota sama sekali tidak melakukan apa pun untuk membela Washington di Perang Iran.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA