Batavia kemarin mengadakan coaching clinic di daerah Muara Angke, Jakarta Utara. “Kami meÂlakukan ini karena perminÂtaan dari masyarakat setempat, bahÂwa mereka menginginkan keÂhadiran tim ke Muara Angke, tentu saja permintaan ini kami realisasikan dengan baik,†jelas CEO Batavia Yon Moeis kepada wartawan kemarin.
Yon menambahkan, bahwa dalam waktu dekat ini, pihaknya akan terus bergerilya mencari suÂporter di dalam dan luar Jakarta. Begitu pula dengan gelaran coaÂching clinic. “Permintaan sudah meningkat, dan kami akan lakuÂkan didaerah lain,†jelas pria asal Sumatera Barat itu.
Sementara menurut Manajer Operasional Batavia Union RiÂdjaldi, program ini juga meruÂpakan usaha Batavia dalam meÂlebarkan sayap dukungan suporÂternya jelang putaran II LPI.
“Kami akan jemput bola dengan menandatangi pos-pos atau kantung-kantung suÂporÂter kami di Jakarta, selain itu juÂga kami akan mengadakan turnaÂmen-turnamen di sekolah-sekoÂlah,†jelas Ridjaldi manajer opeÂrasional tim Batavia Union.
Batavia saat ini membuktikan kelasnya bahwa bisa bersaing dengan kontestan LPI lainnya, bahkan Tantan dkk selalu mengÂhiasi papan atas di kancang perÂhelatan LPI. Memang, saat ini LPI telah memasuki paruh muÂsim. Dalam 21 pekan terselengÂgara 171 pertandingan dengan 488 gol. Dari 19 klub yang meÂngÂikuti kompetisi, memang BaÂtavia belum menorehkan rekor yang mengejutkan. Ada dua tim yang menorehkan rekor mengaÂgumkan yakni Persebaya 1927, dan PSM.
Seperti diketahui, Batavia diÂpastikan bakal merombak skuadÂnya. Tim yang dibesut oleh RoÂberto Bianchi ini sudah dipastiÂkan akan menggelar evaluasi terÂutama terhadap kinerja pemainÂnya jelang putaran II LPI yang rencananya akan digelar, Januari mendatang.
Menurut Ridjal sapaan akrab Ridjaldi, perombakan pemain harus dilakukan terkait dengan perbaikan kualitas permainan didalam teknis tim.
“Terutama keÂkurangan kami, tentu ini sesuÂai dengan instruksi pelatih,†kata pria yang juga disaÂpa Bagong itu.
Ridjal belum bisa memaparÂkan seberapa banyak pemainnya yang akan dirombak. Namun, PeÂlÂatih Batavia Roberto Bianchi suÂdah memberikan sinyal pihakÂnya akan banyak mencoret peÂmain. “Bisa sampai 50 hingga 70 perÂsen,†jelas mantan pemain Diklat Ragunan Jakarta itu.
[RM]
BERITA TERKAIT: