Tembus Final Super 1000, Raymond/Joaquin Tebar Optimisme Ganda Putra Indonesia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/diki-trianto-1'>DIKI TRIANTO</a>
LAPORAN: DIKI TRIANTO
  • Minggu, 07 Juni 2026, 21:55 WIB
Tembus Final Super 1000, Raymond/Joaquin Tebar Optimisme Ganda Putra Indonesia
Ganda putra Raymond/Joaquin juara 2 Indonesia Open 2026. (Foto: Dok. BNI)
rmol news logo Proses pembinaan atlet muda yang digarap konsisten oleh Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) bersama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali membuahkan hasil manis.

Ganda putra muda Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, sukses mencatatkan tinta emas dalam karier mereka setelah keluar sebagai runner-up,/i> ajang bergengsi Indonesia Open 2026.

Pencapaian ini terbilang sangat istimewa, mengingat ini merupakan final perdana mereka di level BWF World Tour Super 1000 sebagai kasta tertinggi dalam turnamen reguler bulu tangkis dunia.

Munculnya kejutan dari Raymond/Joaquin di tengah ketatnya peta persaingan internasional seolah meniupkan angin segar sekaligus optimisme baru bagi masa depan sektor ganda putra Tanah Air.

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo menegaskan, keberhasilan ganda muda ini menjadi bukti sahih bahwa program regenerasi yang dijalankan tidak mandek dan mampu melahirkan talenta yang langsung siap diadu di level elite.

“Keberhasilan Raymond dan Joaquin menembus final perdana mereka di level Super 1000 merupakan pencapaian yang sangat membanggakan. Ini membuktikan bahwa regenerasi atlet Indonesia terus berjalan dan melahirkan talenta muda yang siap unjuk gigi di panggung internasional,” ujar Okki dalam keterangannya, Minggu, 7 Juni 2026.

Sepanjang turnamen, perjalanan Raymond/Joaquin menuju partai puncak memang terbilang heroik. Pasangan pelapis ini sukses menjungkirbalikkan prediksi dengan menumbangkan sejumlah ganda putra unggulan dunia lewat kematangan bermain yang melampaui usia mereka.

Meski harus puas naik podium kedua setelah dijegal unggulan ketujuh asal Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, daya juang dan mental bertanding yang ditunjukkan Raymond/Joaquin di partai final tetap banjir apresiasi.

Bagi Raymond/Joaquin, duet Malaysia tersebut sejatinya bukan lawan yang asing. Sebelum laga final ini, rekor pertemuan kedua pasangan adalah imbang 1-1. Namun, kekalahan di Istora Senayan kali ini menjadi evaluasi berharga bagi ganda muda Indonesia setelah sebelumnya juga sempat kalah dari lawan yang sama di Indonesia Masters 2026, Januari lalu.

Kendati demikian, Okki optimistis modal mental di turnamen sekalas Super 1000 ini akan menjadi keran pembuka prestasi yang lebih besar ke depan.

“Menembus final turnamen Super 1000 pada usia yang masih muda merupakan pencapaian yang sangat positif. Pengalaman bertanding di partai puncak turnamen level tertinggi akan menjadi bekal berharga bagi Raymond dan Joaquin untuk terus berkembang,” tambah Okki.

Sebagai mitra strategis PBSI, BNI berkomitmen penuh untuk terus mengawal program pengembangan atlet jangka panjang. Bagi BNI, investasi pada atlet muda bukan sekadar urusan sponsorship, melainkan bagian nyata dari pembentukan SDM unggul yang mampu menjaga harkat dan martabat Indonesia di mata dunia. rmol news logo article
EDITOR: DIKI TRIANTO

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US