Ketua Koordinator Forum Alumni Pimpinan Cipayung Kabupaten Mimika, Bojan Dokainubun, menilai kehadiran aparat penting untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan pembangunan tetap berjalan di Tanah Papua.
“Tokoh pemuda Papua memberikan apresiasi kepada jajaran Apkam yang terus berupaya menjaga keamanan dan ketertiban serta memberikan perlindungan kepada masyarakat,” ujar Bojan dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 4 September 2026.
Menurutnya, pendekatan persuasif dan humanis yang dilakukan aparat juga penting untuk membangun komunikasi serta kepercayaan dengan masyarakat. Patroli, pelayanan kesehatan, dan kegiatan sosial dinilai menjadi bagian dari upaya tersebut.
“Menjaga keamanan bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga membangun komunikasi dan kepercayaan dengan masyarakat. Pendekatan seperti ini penting agar masyarakat merasa terlindungi dan tidak berjalan sendiri menghadapi persoalan keamanan,” tegasnya.
Di sisi lain, Bojan meminta aparat bertindak tegas terhadap gangguan keamanan yang dilakukan kelompok bersenjata, termasuk Organisasi Papua Merdeka (OPM), dengan tetap berpedoman pada ketentuan hukum.
Ia secara khusus mengecam aksi penyanderaan terhadap masyarakat sipil yang terjadi di Distrik Jila, Kabupaten Mimika. Menurutnya, warga sipil harus menjadi pihak yang mendapatkan perlindungan dalam setiap situasi konflik.
“Setiap tindakan yang mengancam keselamatan masyarakat harus ditindak secara tegas dan sesuai hukum. Masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran kekerasan maupun penyanderaan,” ujarnya.
Bojan juga menekankan bahwa menjaga keamanan Papua bukan semata tanggung jawab aparat. Pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga situasi tetap kondusif.
“Dukungan masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan Papua. Jangan memberikan ruang bagi kekerasan dan jangan mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi karena hal tersebut dapat memperkeruh situasi,” katanya.
Ia berharap penegakan hukum terhadap gangguan keamanan dapat berjalan beriringan dengan pendekatan kemanusiaan dan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan situasi yang kondusif, kata Bojan, masyarakat dapat bekerja, bersekolah, beribadah, dan menjalankan aktivitas ekonomi dengan lebih tenang.
“Papua membutuhkan keamanan dan kedamaian agar masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan tenang. Aparat yang tegas terhadap gangguan keamanan sekaligus dekat dengan masyarakat akan semakin memperkuat rasa aman dan mendukung masa depan Papua yang lebih baik,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT: