Tim Human Initiative langsung melakukan kaji cepat untuk melihat kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak. Selanjutnya, tim menyalurkan bantuan darurat bagi penyintas gempa di Mbay 1, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, NTT.
Pusat gempa diketahui berada sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer.
BMKG telah mencabut peringatan dini tsunami dan aktivitas gempa susulan mulai berkurang. Meski demikian, masyarakat di sejumlah wilayah masih membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat.
"Tim Human Initiative menyalurkan bantuan berupa kebutuhan pangan, air minum, serta perlengkapan rumah tangga dan kebersihan," tulis keterangan Human Initiative, Senin 17 Agustus 2026.
Bantuan tersebut mencakup mi instan, air minum, minyak goreng, susu, kecap, garam, sabun cuci, dan sikat gigi.
Selain memenuhi kebutuhan sehari hari, bantuan ini membantu masyarakat menjalani masa tanggap darurat di posko.
Human Initiative mencatat ada tiga wilayah prioritas berdasarkan hasil pemantauan tim, yakni Manggarai dan Manggarai Timur, Nagekeo sebagai wilayah episentrum gempa, serta Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.
Selanjutnya, tim akan melakukan kaji cepat di tiga desa prioritas dan menyalurkan kebutuhan dasar seperti terpal, selimut, matras, hygiene kit, dan sembako.
Selain itu, tim juga menyiapkan dukungan akses komunikasi darurat melalui Starlink sesuai kebutuhan di lapangan.
"Mari memperluas dampak kebaikan dan berkolaborasi untuk mendukung masyarakat terdampak gempa melalui solusipeduli.org," pungkas Human Initiative.
BERITA TERKAIT: