Anggota Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA), Hartisumarni, mengatakan, perayaan HUT RI tahun ini sebenarnya berlangsung dengan baik. Namun, suasana tersebut tidak bisa dilepaskan dari kesedihan masyarakat atas musibah yang terjadi di NTT.
"Ada kesedihan saudara-saudara kita dari daerah, NTT itu kan terkena gempa," kata Hartisumarni kepada
RMOL di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Senin 17 Agustus 2026.
Menurutnya, kondisi perekonomian yang tengah dihadapi masyarakat juga menjadi alasan untuk tidak berlebihan dalam merayakan hari kemerdekaan.
Ibu berusia 60 tahun itu bahkan menilai kondisi Indonesia saat ini belum sepenuhnya baik-baik saja. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk membenahi diri dan menjaga persatuan.
"Jujur aja kalau Indonesia sekarang tidak baik-baik saja. Dalam keadaan begini ya, kita bisa membawa diri lah, gimana yang lebih baik," ujarnya.
Memasuki usia 81 tahun RI, ia berharap persaudaraan masyarakat dari Sabang sampai Merauke dapat kembali diperkuat. Ia ingin Indonesia menjadi lebih baik, lebih kuat, dan lebih bersatu dibandingkan sebelumnya.
Hartis juga berharap Presiden Prabowo Subianto dapat lebih memperhatikan kondisi masyarakat di lapisan bawah, termasuk mendengar keluh kesah dan kebutuhan mereka.
"Mudah-mudahan Prabowo mengerti rakyatnya, bagaimana keluh kesah rakyatnya yang di bawah. Jangan sampai tajam ke bawah, tumpul ke atas," kata Hartis.
BERITA TERKAIT: