Guntur mengungkapkan bahwa kain kafan almarhum dilapisi menggunakan kain ihram yang dikenakan Guruh saat menunaikan ibadah umrah terakhirnya. Selain itu, jenazah juga ditutupi dengan dua helai kain batik peninggalan ibunya, Fatmawati, yang telah disiapkan almarhum sejak jauh hari.
"Tadi kain kafan Mas Guruh dilapisi pakai kain ihram dari ibadah umrah beliau terakhir, dan ditutupi dua kain batik peninggalan Ibu Fatmawati yang sudah beliau persiapkan sebelumnya," ujar Guntur kepada wartawan, Sabtu 26 September 2026.
Guntur menyebutkan, prosesi memandikan jenazah turut dihadiri oleh pihak keluarga, di antaranya Prananda Prabowo dan Joy Kameron (suami Puti Guntur Soekarno). Menurutnya, almarhum tampak tenang saat berpulang.
"Tadi yang ikut memandikan jenazah almarhum Mas Guruh adalah Mas Prananda Prabowo dan Mas Joy Kameron. Wajah Mas Guruh terlihat tersenyum, seperti tidur dalam tenang," tambahnya.
Guruh Sukarnoputra meninggal dunia pada Sabtu, 26 September 2026, setelah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Siloam Semanggi, Jakarta.
BERITA TERKAIT: