Acara tersebut dihadiri Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI Pujo Setio, Direktur Strategic & Business Development Telkom Seno Soemadji, Direktur IT Digital Telkom sekaligus Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) Faizal Rochmad Djoemadi, Senior Vice Provost National University of Singapore Prof. Bernard C.Y. Tan, Executive Director The Logistics Institute NUS Dr. Robert de Souza, serta Rektor Telkom University Prof. Dr. Suyanto.
Kolaborasi ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani sebelumnya dan menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama Indonesia-Singapura di bidang ekonomi digital dan pengembangan talenta.
Ruang lingkup kerja sama mencakup pengembangan graduate certificate programme, pertukaran mahasiswa dan dosen, riset bersama, serta kolaborasi di bidang kecerdasan artifisial (AI), digital business, sustainability, Internet of Things (IoT), keamanan siber, logistik dan manajemen rantai pasok, data center, serta cloud computing. Program tersebut diharapkan memperluas pertukaran pengetahuan, memperkuat kapasitas riset, dan menghasilkan talenta yang sesuai dengan kebutuhan industri digital.
Kerja sama ini juga merupakan tindak lanjut dari inisiatif Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI yang mendorong penguatan kolaborasi Indonesia-Singapura di sektor ekonomi digital. Inisiatif tersebut mengemuka dalam kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ke Singapura pada April 2026.
Direktur Strategic & Business Development Telkom, Seno Soemadji, mengatakan transformasi digital membutuhkan dukungan talenta unggul dan ekosistem inovasi yang kuat.
"Transformasi digital tidak hanya membutuhkan infrastruktur dan teknologi, tetapi juga talenta kelas dunia serta ekosistem inovasi yang kuat. Kolaborasi antara Telkom University dan National University of Singapore merupakan langkah strategis untuk memperluas akses talenta Indonesia terhadap jejaring global, pengetahuan, dan praktik terbaik dunia," ujar Seno.
Menurut Seno, Telkom tidak hanya berperan sebagai penyedia layanan digital, tetapi juga menjadi penghubung antara dunia pendidikan, industri, pemerintah, dan mitra global untuk mempercepat lahirnya inovasi serta memperkuat daya saing nasional.
Ia menambahkan, kerja sama tersebut diharapkan melahirkan berbagai program digital talent exchange, riset bersama, innovation partnership, hingga pengembangan solusi berbasis AI, cloud, dan keamanan siber yang mampu menjawab kebutuhan industri sekaligus mendukung transformasi digital nasional.
Senior Vice Provost National University of Singapore, Prof. Bernard C.Y. Tan, menyambut baik kemitraan tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan Telkom University akan membuka peluang lebih luas dalam pengembangan pendidikan, riset, inovasi, dan pertukaran pengetahuan yang bermanfaat bagi kedua institusi maupun masyarakat.
Sementara itu, Rektor Telkom University, Prof. Dr. Suyanto, mengatakan kerja sama dengan NUS menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas pengalaman global bagi sivitas akademika. Melalui berbagai program pertukaran akademik, penelitian bersama, dan pengabdian kepada masyarakat, Telkom University berharap dapat mencetak lulusan yang semakin kompetitif dan sesuai dengan kebutuhan industri digital.
Kolaborasi ini diharapkan memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri sekaligus mendukung pengembangan ekosistem talenta digital nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: