Bantuan tersebut berupa bahan makanan, obat-obatan, dan kebutuhan dasar lainnya yang diangkut melalui jalur laut dari wilayah Konawe.
“Secara geografis, pengiriman melalui jalur laut dari Sultra menuju NTT relatif memungkinkan. Namun kondisi cuaca membuat perjalanan kapal membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga hari,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono di Konawe pada Senin, 17 Agustus 2026.
Lanjut Trenggono, bantuan yang disiapkan mencapai lebih dari 50 ton, diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
Untuk tahap awal, satu kapal disiapkan guna mengangkut bantuan, sementara sembilan kapal lainnya tetap disiagakan untuk mendukung distribusi apabila diperlukan.
Trenggono menjelaskan bila pola pengiriman ini merujuk pada pengalaman KKP saat menyalurkan bantuan ke Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka (ASR) menyatakan Pemprov Sultra turut mendukung penuh upaya penyaluran bantuan tersebut.
“Kita berharap dalam waktu dua hingga tiga hari bantuan ini sudah dapat sampai di NTT dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat kita yang sedang mengalami gempa di NTT,” kata ASR.
BERITA TERKAIT: