Bupati Muba Toha Tohet merangkul pimpinan PT Telkom Indonesia Wilayah Sumbagsel dan Telkomsel Enterprise di Kantor Perwakilan Muba di Palembang pada Rabu, 5 Agustus 202.
Pihak pemerintah daerah menuntut percepatan perluasan jaringan guna menunjang sistem pemerintahan modern berbasis elektronik.
General Manager Telkom Witel Sumbagsel Yuniarti memaparkan kendala teknis cakupan BTS yang terbatas pada radius tiga kilometer saja. Pihaknya menghadapi rintangan berat berupa jarak antarpermukiman yang berjauhan serta pasokan listrik yang belum stabil.
Aksi kejahatan pencurian baterai BTS kerap memicu kelumpuhan sinyal secara mendadak di beberapa wilayah pemukiman Muba. Pihak operator telekomunikasi membutuhkan investasi ekstra dan perencanaan matang untuk mengatasi rintangan geografis tersebut.
Bupati Toha Tohet menempatkan infrastruktur digital sebagai tulang punggung utama pelayanan publik dan penggerak roda perekonomian warga Muba. Toha menegaskan komitmennya saat menerima audiensi formal jajaran manajemen Telkom Group tersebut.
"Pelayanan publik di Muba saat ini dominan menggunakan pelayanan digital dan sistem online. Karena itu saya sangat mendukung agar masyarakat Muba mendapatkan fasilitas telekomunikasi yang semakin baik, terutama untuk pelayanan publik maupun aktivitas bisnis," ujar Toha.
Plt Kepala Dinkominfo Muba, Daud Amri bakal mengawal ketat penanganan 74 lokasi tanpa sinyal tersebut bersama jajaran teknis terkait. Beliau menggalang koordinasi lintas sektor demi mempercepat pembangunan menara pemancar baru di wilayah prioritas.
BERITA TERKAIT: