Menurut Wahyu, pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari dinamika pemerintahan yang harus dimaknai sebagai momentum untuk melanjutkan berbagai program pembangunan sekaligus menghadirkan inovasi demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
"Momentum ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan, melainkan estafet perjuangan untuk membawa Jakarta Selatan menjadi wilayah
yang lebih maju, inklusif, dan sejahtera bagi seluruh warganya," kata Wahyu, dikutip dari akun Facebook pribadinya, Rabu 3 Juni 2026.
Sebagai representasi masyarakat Jakarta Selatan (Dapil 8), Wahyu siap bersinergi dan mengawal program-program strategis Pemerintah Kota Jakarta Selatan demi kemaslahatan bersama.
Jakarta Selatan merupakan wilayah dengan tingkat kompleksitas permasalahan yang cukup tinggi. Karena itu, butuh kepemimpinan yang mampu membangun komunikasi yang baik.
Selain itu, keberadaan Jakarta Selatan sangat strategis. Jumlah penduduk yang relatif besar hingga tempat tinggal sejumlah pejabat negara. Ekspektasi dan kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan publik semakin tinggi.
"Mari kita bersama-sama membangun Jakarta Selatan yang lebih baik," kata Wahyu.
BERITA TERKAIT: