Perbaikan jalan hingga kesiapan transportasi multimoda menjadi fokus utama agar mobilitas masyarakat berjalan lancar dan aman.
Pemerintah mengakui arus mudik tahun ini diperkirakan meningkat sehingga dukungan infrastruktur harus dipastikan optimal.
"Jalan-jalan yang dalam kondisi yang kurang baik sehari ini juga harus terus kita perbaiki," ujar Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Jakarta, Sabtu 28 Februari 2026.
Menurutnya, Kementerian Pekerjaan Umum telah menyiapkan program percepatan untuk memperbaiki ruas jalan rusak yang berpotensi mengganggu perjalanan.
Langkah ini dilakukan agar jalur utama maupun alternatif dapat digunakan secara maksimal saat puncak arus mudik.
Di sisi lain, Kementerian Perhubungan diminta memastikan kesiapan transportasi multimoda menyambut 143 juta calon pemudik.
"Kita harapkan transportasi multimoda, baik melalui darat, laut, udara, termasuk juga sektor kereta api, ini semuanya siap, baik sarana maupun perasarananya," kata AHY.
Selain infrastruktur, pemerintah juga menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas selama periode mudik.
Upaya mitigasi risiko disebut perlu dilakukan bersama agar perjalanan tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian di berbagai daerah.
BERITA TERKAIT: