Ketua Yayasan Bunda Penuh Kasih, Ancilla Yanny Irmella, mengatakan aksi ini merupakan wujud nyata semangat gotong royong yang terus ditekankan Presiden Prabowo Subianto dalam penanganan bencana.
“Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, solidaritas dan gotong royong bukan hanya nilai, tetapi harus menjadi tindakan nyata demi memastikan pemulihan berjalan lebih cepat, manusiawi, dan berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Ancilla dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta.
“Kami ingin menyampaikan pesan bahwa warga Pidie dan Pidie Jaya tidak sendirian. Gotong royong adalah kekuatan utama bangsa ini dalam menghadapi bencana,” tambahnya.
Bencana tersebut menyebabkan rumah warga terendam, aktivitas masyarakat terhenti, serta menyisakan pekerjaan berat pada fase pascabencana, terutama pembersihan lumpur dan material sisa banjir.
“Fase setelah air surut adalah masa paling melelahkan. Warga harus berjibaku membersihkan lumpur serta sisa material banjir agar bisa kembali menjalani kehidupan secara normal. Dalam situasi inilah, kehadiran bantuan yang relevan dan langsung menyentuh kebutuhan warga menjadi sangat berarti,” ujar Ancilla.
Bantuan yang disalurkan meliputi makanan dalam kemasan serta perabot rumah tangga dan peralatan kerja, seperti ember, sekop, cangkul, dan gerobak sorong artco. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis melalui Polres Pidie dan Polres Pidie Jaya.
Ia menjelaskan, bantuan peralatan kebersihan dan kerja diharapkan tidak hanya membantu proses pemulihan awal, tetapi juga tetap bermanfaat dalam jangka panjang. Peralatan tersebut dapat digunakan kembali untuk aktivitas harian maupun mendukung kegiatan ekonomi warga setelah kondisi berangsur normal.
Ancilla menegaskan, aksi kemanusiaan ini berangkat dari panggilan nurani dan komitmen untuk hadir mendampingi masyarakat terdampak bencana.
“Yayasan Bunda Penuh Kasih juga mengajak berbagai pihak, termasuk komunitas, dunia usaha, dan UMKM, untuk terus berkontribusi dalam upaya pemulihan wilayah terdampak,” pungkas Ancilla.
BERITA TERKAIT: