Langkah itu dilakukan untuk meningkatkan kapasitas penampungan sapi hidup. Fasilitas tersebut ditargetkan mampu menampung hingga 1.000 ekor sapi pada tahap awal.
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman mengatakan, pada 2026, Dharma Jaya menargetkan pemasukan 10.000 ekor sapi hidup. Namun kuota yang diberikan Kementerian Pertanian hanya mencapai 7.500 ekor.
“Bukan karena takut tidak laku, tetapi karena keterbatasan tempat,” kata Raditya, dikutip Sabtu 7 Maret 2026.
Menurut Raditya, Dharma Jaya sebenarnya memiliki lahan seluas 12 hektare di Serang, Jawa Barat, yang secara kapasitas mampu menampung hingga 5.000 ekor sapi.
Namun, perubahan peruntukan lahan membuat area tersebut tidak lagi dapat digunakan sebagai kandang.
“Yang tadinya boleh untuk kandang sapi, sekarang hanya boleh digunakan untuk agrowisata. Jadi kandang yang ada tidak bisa diperlebar atau ditambah,” kata Raditya.
Dengan fasilitas baru di Ciangir, Dharma Jaya berharap kapasitas pemasukan sapi dapat meningkat hingga 1.000 ekor dalam satu periode pengadaan.
“Kami juga bisa mengajukan tambahan kuota sehingga target 10.000 ekor sapi bisa tercapai,” pungkas Raditya.
BERITA TERKAIT: