Hal itu merupakan salah satu program prioritas Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno.
Menurut Rio, perluasan rute tersebut harus diikuti dengan penambahan armada serta rute strategis yang dapat terintegrasi dengan moda transportasi lain. Seperti MRT, LRT, dan kereta commuter.
Sehingga, masyarakat dapat terdorong beralih dari penggunaan transportasi pribadi ke transportasi publik.
“Langkah ini akan meningkatkan mobilitas dan mengurangi kemacetan dan mengurangi polusi udara,” ujar Rio dikutip dari laman DPRD DKI Jakarta, Jumat 28 Februari 2025.
Selain itu, Rio meminta Pemprov DKI agar berkoordinasi dengan pemerintah daerah (Pemda) sekitar Jakarta mengenai perluasan rute Transjakarta.
Sebab program tersebut akan bersinggungan langsung dengan daerah daerah penyangga Jakarta.
“Sinergi ini penting untuk menyelaraskan kebijakan, pembiayaan, dan pembangunan infrastruktur pendukung,” pungkas Rio.
BERITA TERKAIT: