Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widodo-bogiarto-1'>WIDODO BOGIARTO</a>
LAPORAN: WIDODO BOGIARTO
  • Selasa, 24 Februari 2026, 00:20 WIB
Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’
Dua bus Transjakarta bertabrakan antara BMP 263 dan MYS 17100 di koridor 13 ruas Swadarma arah Cipulir Jakarta Selatan, Senin 23 Februari 2026 (Foto: Dokumentasi Istimewa)
rmol news logo Penguatan sistem pengawasan digital pramudi PT. Transportasi Jakarta (Transjakarta) mendesak diperkuat menyusul insiden kecelakaan yang melibatkan dua bus atau yang kerap disebut “adu banteng”, pada Senin 23 Februari 2026.  

Insiden terjadi di Jalur Layang Ruas Swadarma arah Cipulir yang mengakibatkan puluhan penumpang luka ringan.

Dugaan sementara, faktor kelelahan pramudi. Kini, masih dalam proses investigasi aparat berwenang.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Pandapotan Sinaga mengatakan, pada Desember 2025, Komisi B meninjau sistem pengawasan di Command Center Transjakarta.

Dari hasil peninjauan itu, jumlah personel pengawas belum sebanding dengan jumlah armada yang beroperasi.

“Kami sudah melihat langsung di Command Center. Saat itu sekitar 20 orang mengawasi kurang lebih 5.000 armada. Kondisi tersebut tidak seimbang,” ujar Pandapotan dikutip dari laman DPRD DKI Jakarta.

Ia menilai, pengawasan berbasis teknologi perlu maksimal agar seluruh pergerakan armada dapat terdeteksi secara menyeluruh. Menekan risiko kecelakaan.

“Pengembangan teknologi penting untuk memastikan semua armada terpantau dengan baik. Jangan sampai ada celah pengawasan,” kata Pandapotan.

Selain itu, Pandapotan meminta operator pihak ketiga yang bekerja sama dengan Transjakarta turut memperkuat sistem pengawasan armada masing-masing.

“Operator pihak ketiga juga harus memiliki sistem pengawasan yang terintegrasi,” kata Pandapotan.rmol news logo article
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA