Berdasarkan kesepakatan, Formula E telah dijadwalkan ulang pada Juni 2022 mendatang dan hanya akan dilakukan sebanyak tiga kali yaitu pada tahun 2022, 2023 dan 2024.
Padahal jika mengikuti rencana awal, Formula E seyogyanya digelar selama 5 tahun penyelenggaraan.
Sejumlah anggota DPRD DKI yang merupakan pengusung interpelasi Formula E pun kerap mempermasalahkan pelaksanaan ajang balap mobil listrik yang dilaksanakan secara berturut-turut ini.
Menurut Pemprov DKI, justru merugikan jika Formula E hanya dilaksanakan sekali karena biaya infrastruktur balapan yang merupakan salah satu pos pengeluaran terbesar menjadi tidak termanfaatkan beberapa kali.
"Tiga tahun merupakan waktu yang tepat untuk memaksimalkan manfaat dan dampak ekonomi," jelas Pemprov DKI dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/9).
Balapan Formula E di percaya sebagai tonggak sejarah bagi Indonesia di dunia olahraga, khususnya dunia olahraga otomotif.
Pasalnya selama 23 tahun, Indonesia telah 'absen' dalam penyelenggaraan event balapan yang masuk dalam jadwal Federasi Otomotif Internasional (FIA).
Ditambah lagi, event balapan Formula E menjadikan Jakarta termasuk dalam daftar kota tuan rumah seperti kota New York, Meksiko, Roma, Paris, dan Rongkang.
BERITA TERKAIT: