Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi, melalui akun Twitter pribadinya mengatakan hal tersebut dilakukan sebagai evaluasi pencegahan penularan virus corona baru atau Covid-19.
Sebab, dalam rapat pembahasan yang sama di Komisi A dan E pada hari sebelumnya, terjadi penumpukan dan kerumunan orang di gedung DPRD DKI Jakarta.
"Sementara kita semua tahu bahwa DPRD DKI Jakarta baru saja dihantam musibah pandemik Covid-19 yang mengakibatkan sejumlah anggota DPRD DKI dan staf terpapar. Bahkan mengakibatkan korban jiwa," ujar Prasetio seperti dikutip Redaksi, Rabu (2/9).
Pria yang karib disapa Pras itu melanjutkan, Pulau Dua Resto dipilih sebagai lokasi rapat karena representatif untuk menampung peserta rapat, yakni jajaran anggota DPRD DKI dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mitra kerja terkait.
"Lokasi rapat terbuka dari embusan angin alam dan biasan sinar matahari," sambung politikus PDI Perjuangan itu.
Mekanisme rapat juga tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dengan mewajibkan memakai masker dan menjaga jarak serta rutin mencuci tangan dengan sabun yang sudah disiapkan oleh pihak manajemen Pulau Dua. Sebelum rapat pun pihak pengelola restoran telah menyemprotkan disinfektan.
"Saya berharap ikhtiar tersebut dapat menghindarkan saya, anggota DPRD DKI lainnya, juga ASN DKI dari bahaya penularan virus Covid-19. Aamiin," tutupnya.
BERITA TERKAIT: