Sejak 2017, Muba Sukses Remajakan Kebun Sawit

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Selasa, 26 Februari 2019, 04:34 WIB
Sejak 2017, Muba Sukses Remajakan Kebun Sawit
Dodi Reza Alex/Net
rmol news logo Kabupaten Musi BanyuAsin (Muba) telah sukses melakukan pilot project peremajaan atau replanting perkebunan kelapa sawit pada 2017 lalu. Saat itu, replanting diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.

Begitu tegas Bupati Muba, Dodi Reza Alex saat menjadi narasumber lokakarya bertajuk “Mensinergikan Rencana Aksi Kabupaten, Provinsi dan Nasional untuk Pembangunan Kelapa Sawit Berkelanjutan dan Pencapaian SDGs”. Acara tersebut digelar Forum Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (Foksbi) di Hotel Aryaduta, Jakarta pada Senin (25/2).

“Langkah replanting ini dilanjutkan dengan rencana realisasi percepatan pengembangan komoditas kelapa sawit yang diintegrasikan dengan Verified Source Area (VSA), dan inovasi terbarukan bekerjasama dengan ITB terkait pengelolaan inti kelapa sawit menjadi menjadi bahan bakar nabati (BBN) atau biofuel,” jelasnya.

Dalam acara ini, Dodi turut membagikan jurus mustajab sawit lestari. Salah satunya, upaya-upaya memakmurkan petani sawit yang dilakukan di Muba dan berhasil dapatkan pujian dari peserta.

"Sebagian besar masyarakat di Muba bergantung hidup pada perkebunan, khususnya perkebunan sawit. Maka memakmurkan petani sawit rakyat atau mandiri sudah menjadi prioritas dengan berbagai program terobosan yang akan diterapkan," ujar Dodi.

Saat ini, ribuan hektare kebun sawit rakyat siap menjadi penyedia bahan baku untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Sebagai langkah awal, produksi turunan dari tandan buah segar itu akan dikirim ke kilang minyak milik PT. Pertamina di Plaju, Palembang.

"Kita supply ke Kilang Plaju untuk biofuel," tegasnya.

Pada tahun 2017, Muba berhasil meremajakan sawit rakyat seluas 7.500 hektare dan tahun 2019 bertambah 5.000 hektare. Sehingga total  mencapai 12.500 hektare. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA