Vandalisme Di Bus Transjakarta Diserahkan Untuk Diusut Kepolisian

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Rabu, 12 Desember 2018, 02:28 WIB
Vandalisme Di Bus Transjakarta Diserahkan Untuk Diusut Kepolisian
Foto/RMOL
Kecil Besar
rmol news logo Vandalisme yang terjadi di unit bus Transjakarta usai pertandingan sepakbola antara Persija Jakarta melawan Mitra Kukar, Minggi (9/12) malam merupakan persoalan hukum dan diserahkan penanganannya kepada pihak kepolisian.

Namun, hal itu sangat disayangkan lantaran terjadi di fasilitas publik seperti di bus Transjakarta.

Direktur Operasional PT Transjakarta, Daud Yoseph mengatakan praktik vandalisme di bus Transjakarta sama saja dengan merugikan masyarakat.

"Memang kota kita juara tapi nggak ada ceritanya hal kayak gini. Ini milik kita bersama dibayar dengan uang rakyat, uang kita bersama, melayaninya melayani rakyat bersama-sama kalau dicoret-coret ini berarti merugikan rakyat," ujar Daud Yoseph di kawasan Sabang, Jakarta Pusat, Selasa (11/12).

Karena itu, kata Daud, pighaknya tidak ingin menunjuk pelaku vandalisme tersebut dan menyerahkan semuanya kepada pihak kepolisian.

"Kita nggak mau menuduh siapapun. Makanya kalau proses polisi saja," ujar Daud.

Sebelumya, aksi vandalisme terjadi di bus Transjakarta, Minggu (9/12) malam. Di salah satu bus dicoret menggunakan cat dengan kalimat "JKT DAY". [lov]


Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA