Integrasi Antar Moda Jadi Andalan Program Jak Lingko

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Rabu, 12 Desember 2018, 00:16 WIB
Integrasi Antar Moda Jadi Andalan Program Jak Lingko
Dirut Transjakarta, Agung Wicaksono/RMOL
Kecil Besar
rmol news logo Pertumbuhan jumlah warga yang menggunakan angkutan umum dalam program Jak Lingko diklaim mengalami peningkatan. Khususnya di lokasi padat penumpang seperti di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

"Penambahan jumlah penumpangnya cukup signifikan," ujar Direktur Utama PT Transjakarta, Agung Wicaksono, di kawasan Sabang, Jakarta Pusat, Selasa (11/12).  

Program Jak Lingko, mulai diterapkan di kawasan Tanah Abang. Kawasan pusat perbelanjaan terbesar di Asia Tenggara itu dinilai menjadi pusat bertemunya penumpang dari beberapa moda transportasi, seperti bus Transjakarta, KRL, dan angkutan kota.

Ditambah dengan selesainya pembangunan Jembatan Penyeberangan Multiguna (Skybridge).

"Ini jadi titik pertemuan antara stasiun dengan angkutan berbasis jalan yaitu bus Tranasjakarta dengan Jak Lingko-nya," kata Agung.

Saat ini, total ada 61 kendaraan yang telah melengkapi persyaratan kelaikan dalam program Jak Lingko. Namun, baru 5 unit kendaraan Jak Lingko berupa mikro trans yang memulai operasinya di kawasan Tanah Abang. [lov]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA